Di pasar hatchback bekas maupun baru, nama-nama seperti Honda Jazz dan Toyota Yaris telah menjadi pilihan utama sejak satu dekade terakhir. Ada hatchback lain seperti Suzuki Swift, Ford Fiesta, maupun Mazda2, namun Jazz dan Yaris yang masih lebih laku.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga dua, mengatakan, model hatchback seperti Jazz dan Yaris masih banyak diburu. Hal ini membuat unit yang tersedia di showroom mobil bekas biasanya tak akan bertahan lama.

“Dua-duanya masih laku, asal ada barangnya pasti ada yang beli, enggak sampai sebulan sudah laku,” ujarnya kepada Kompas.com (19/2).

Meski begitu, ternyata harga jual Jazz terbilang lebih stabil ketimbang Yaris. Untuk Jazz GE8 lansiran 2008, di situs jual beli online rata-rata dijual sekitar Rp 120 jutaan.

Sementara untuk Yaris di tahun yang sama, dibanderol sekitar Rp 100 jutaan. Sedangkan Swift jadi yang paling rendah, untuk tahun yang sama mobil ini dihargai sekitar Rp 90 jutaan.

Herjanto mengatakan, bahwa Jazz memiliki pangsa pasar yang lebih luas ketimbang rival-rivalnya.

Misalnya peminat Jazz tak hanya anak muda, tapi orang tua pun masih menggemari hatchback ini. Hal ini yang membuat harga jual Jazz terbilang stabil, meski usianya sudah lebih dari 10 tahun.

“Kalau Yaris itu memang sedikit lebih susah dijualnya jika dibandingkan Jazz. Sementara Swift itu konsumennya loyalis merek, makanya penjual mobil bekas lebih percaya diri saat menjual Jazz,” kata Herjanto.

Sumber : Kontan.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *